"Aku tidak pernah sekalipun menyesali diamku. Tetapi aku berkali-kali menyesali bicara ku" -Umar Bin Kahttab-
Minggu, 07 Juli 2019
VIRTUAL COORDINATOR TRAINING (VCT) JATENG-DIY BATCH 5
Sabtu, 06 Juli 2019
Infografis Pembabakan Zaman Praaksara berdasarkan Geologi
Penugasan Virtual Coordinator Training (VCT)
Setiap peserta Virtual Coordinator Training (VCT) yang menyelesaikan seluruh penugasan akan mendapatkan setifikat 39 jam dari SEAMEO-SEAMOLEC (lumayanlah untuk nambah angka kredit). Tapi yang lebih penting pelatihan ini adalah kita di bekali full keterampila pembelajaran yang berbasis video converence (vicon). Apasaja tugas yang harus diselesaikan oleh peserta Virtual Coordinator Training (VCT)? Berikut ini penugasannya:
- 2 kali menjadi presenter
- 2 kali menjadi host
- 2 kali menjadi moderator
- Membuat flyer ber QR Code
- Membuat narasi pelengkap flyer
- Merekam kegiatan presentasi dg alat rekam
- Untuk menjadi presenter menyiapkan materi PPT atau bisa langsung live tutorial materi apa saja.
- Membuat daftar hadir digital dgn zoho form/google form/office form
- Memperpendek link daftar hadir, Link meeting room
- Hadir minimal 6x mengikuti vicon peserta lain.
Selamat menyelesaikan tugas, semoga sukses!
Virtual Coordinator Training (VCT) Indonesia
Saat ini dunia sedang menghadapi
Revolusi Industri 4.0. Hal ini menuntut pemanfaatan teknologi digital di
berbagai sektor kehidupan manusia. Demikian halnya juga dalam dunia pendidikan
turut menyesuaiakan diri dengan perkembangan dunia. Salah satu bentuk adaptasi
dunia pendidikan terhadap revolusi industri 4.0 adalah pemanfaaatan teknologi
informasi dan komunikasi (ICT) dalam kegiatan pembelajaran. Dengan pemanfaatan
teknologi yang berkembang saat ini maka pembelajaran tidak lagi hanya dibatasi
pada waktu dan ruang-ruang kelas secara fisik namun pembelajaran dapat
dilakukan kapan saja dan dimana saja. Untuk mengupayakan hal tersebut dapat
terwujud maka guru harus dibekali ketarmapilan dalam memanfaatkan ICT dengan
baik.
Upaya memasyarakatkan
pembelajaran berbasis ICT saat ini mulai digagas dan di kembangkan oleh SEAMEO-SEAMOLEC
yaitu organisasi Kementrian Pendidikan se-Asia Tenggara dengan menyelenggarakan
pelatihan Virtual Coordinator Training (VCT).
Pelatihan VCT adalah pelatihan online yang mengajarkan guru mengelola
pembelajaran jarak jauh dengan video
converence (vicon) memanfaatkan aplikasi webex. Berbagai materi dilatihkan
mulai mengenal berbagai fitur webex, membuat flyer, mempersingkat link, membuat dan membaca QR Code, membuat presensi online, merekam kegiatan vicon dan mengupload video ke youtube dan
sebagainya. Setiap peserta menyelesaikan pelatihan dengan persyaratan telah
menjadi pemateri (presenter), host dan moderator masing-masing sebanyak dua
kali dan mengumpulakn bukti fisik penugasan
kedalam kantong tugas yang telah disediakan. Saat ini Virtual Coordinator Training (VCT) telah menyelesaikan batch ke 4 dan akan memasuki batch ke 5. So, siapkan diri untuk VCT
selanjutnya.
Jumat, 07 Juni 2019
Kamis, 23 Mei 2019
Kuis Online IPS
Kuis Online IPS
Jawablah pertanyaan di bawah ini!Sabtu, 02 Maret 2019
Kegiatan Ekonomi
Mengapa semua orang perlu bekerja? Semua orang perlu bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri maupun kebutuhan hidup keluarganya. Bukankah manusia merupakan makhluk ekonomi (homo economicus)?, manusia selalu ingin memenuhi kebutuhannya. Namun dalam memenuhi kebutuhannya manusia dibatasi oleh norma-norma yang berlaku di masyarakat sehingga dalam memenuhi kebutuhannya harus didasari dengan tindakan yang rasional.
Kegiatan
ekonomi yang dilakukan manusia tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan
sendiri namun juga kebutuhan orang lain atau masyarakat. Dengan kegiatan
ekonomi maka kebutuhan masyarakat akan terpenuhi sehingga dapat dicapai
kemakmuran. Kegiatan ekonomi dapat dibedakan menjadi tiga yaitu kegiatan
produksi, disribusi dan konsumsi.
Kegiatan Ekonomi
1.
Kegiatan
Produksi
Perhatikan
gambar 1 di atas! Menurut mu kegiatan ekonomi manakah yang merupakan kegiatan
produksi? Apabila kamu menjawab gambar pertama maka jawaban mu adalah tepat.
Gambar tersebut menunjukkan pekerja di sebuah pabrik kendaraan bermotor, pabrik
kendaraan bermotor melakukan kegiatan produksi yang menghasilkan sepeda motor.
Dalam kehidupan sehari-hari disekitar kita banyak sekali kita temui kegiatan
produksi misalnya petani yang mengolah sawah, tukang bangunan yang medirikan
rumah, ibu memasak di dapur dan sebagainya. Jadi yang dimaksud kegiatan
produksi adalah kegiatan menghasikan barang.
Kegiatan
produksi dapat juga diartikan kegiatan menghasilkan atau menambah nilai guna
suatu barang. Artinya kegiatan produksi dapat menyebabkan suatu barang yang
semulai nilainya rendah, setelah melalui proses produksi nilainya menjadi lebih
tinggi. Misalnya, sebuah industri rumah tangga memproduksi tempe dan tahu,
kedelai memiliki nilai guna yang lebih tinggi setelah diproduksi menjadi tempe
atau tahu. Nialai guna tempe dan tahu akan naik apabila diolah menjadi makanan.
Maka setiap kegiatan produksi dapat meningkatkan nilai guna suatu barang.
Nilai
guna suatu barang dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain:
a. Nilai
guna bentuk (form utility), suatu
barang memiliki nilai guna lebih tinggi setelah mengalami perubahan bentuk.
Misalnya, tebu memiliki nilai guna lebih tinggi setelah berubah bentuk menjadi
gula. Nilai guna suatu barang akan mempengaruhi harga dan manfaat barang
tersebut. Bukankah harga gula lebih tinggi daripada harga tebu? Dan tentunya
gula lebih memiliki banyak manfaat daripada tebu.
b. Nilai
guna tempat (place utility), suatu
barang akan lebih memiliki nilai guna pada tempat tertentu. Perbedaan tempat
menyebabkan suatu barang memiliki nilai guna yang berbeda. Misalnya, pasir akan
memiliki nilai guna lebih tinggi apabila berada di toko bahan bangunan dari
pada di sungai.
c. Nilai
guna waktu (time utility), suatu
barang akan lebih memiliki nilai guna pada suatu waktu tertentu. Perbedaan
waktu menyebabkan nilai guna suatu barang berubah. Misalnya, jas hujan memiliki
nilai guna lebih tinggi padasaat musim hujan dibandingkan pada saat musim
kemarau.
d. Nilai
guna kepemilikan (ownership utility), suatu
barang memiliki nilai guna lebih tinggi apabila dimiliki oleh orang tertentu.
Misalnya, cangkul memiliki nilai guna lebih tinggi bagi petani daripada bagi
nelayan. Laptop memiliki nilai guna lebih tinggi bagi seorang pelajar dari pada
untuk seorang pedagang.
Kegiatan
produksi dapat dilakukan oleh individu atau lembaga. Individu atau lembaga yang
melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Produsen dalam memproduksi barang
harus memperhatikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
a.
What/apa,
menanyakaan barang apa yang akan di produksi. Sebelum melakukan kegiatan
produksi, produsen harus menentukan barang apa yang akan di produksi.
b.
How/bagaimana,
menanyakan bagaimana proses melakukan produksi tersebut. Proses produksi tidak
hanya bagaimana cara membuat, tetapi juga bagaimana cara mempersiapkan lokasi
produksi, sumberdaya manusia/karyawan, modal, bahan baku dan sebaginya.
c.
Whom/untuk
siapa, menanyakan untuk siapa barang tersebut diproduksi. Sebelum melakukan
kegiatan produksi, produsen harus mengetahui sasaran konsumen barang yang akan
di produksinya. Apakah untuk anak-anak, remaja, orang dewasa, laki-laki,
perempuan dan sebagainya.
Kegiatan
produksi dapat berjalan dengan baik apabila faktor-oktor produksi atau
sumberdaya ekonomi terpenuhi. Faktor- melakukan
faktor produksi tersebut antara lain faktor produksi alam, faktor produksi tenaga
kerja, faktor produksi modal dan faktor produksi kewirausahaan.
a.
Faktor produksi alam, adalah benda yang
berasal dari alam yang secara langsung
atau tidak langsung mempengaruhi kegiatan produksi. Misalnya hutan,bahan
tambang, air, udara, tanah dan sebagainya.
b.
Faktor produksi tenaga kerja, adalah
manusia yang melakukan kegiatan produksi.
Misalnya karyawan, petani, nelayan, penjahit dan sebgainya. Tenaga kerja
dapat digolongkan menjadi beberapa jenis yaitu; tenaga kerja terdidik, tenaga
kerja terlatih, tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih
1) Tenaga
kerja terdidik (skilled labour), adalah tenaga kerja yang telah menempuh pendidikan
formal. Contoh, guru, dokter, arsitek.
2) Tenaga kerja terlatih (trained labour), adalah tenaga kerja yang telah memiliki keahlian
yang terlatih. Contoh, montir, penjahit, sopir.
3) Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih (unskilled labour), adalah tenaga kerja yang tidak pernah menempuh
pendidikan formal atau pelatihan keahlian tertentu. Contoh, kuli, tukan sapu,
tukang sampah.
c.
Faktor produksi modal, adalah barang
atau uang yang dapat digunakan untuk dalam kegiatan produksi. Modal barang
dapat berupa bahan baku, meja, kursi, mesin-mesin, kendaraan. Sedangkan modal
uang adalah sejumlah uang yang dapat digunakan untuk membeli bahan baku
produksi atau membayar tenaga kerja.
d.
Faktor produksi kewirausahaan, adalah keahlian yang dimiliki seorang produsen agar
kegiatan psroduksi berjalan dengan baik. Termasuk faktor produksi kewira
usahaan adalah kemampun menejemen, kepandaian, kepemimpinan dan sebagainya.
2.
Kegiatan
Distribusi
Coba
kalian amati barang-barang yang ada di rumahmu atau bungkus makanan ringan
yang baru kamu beli, dimana barang
tersebut di produksi? Bisa saja kamu menemukan bahwa barang yang kamu beli tersebut
diproduksi di daerah yang jauh dari tempat tinggalmu. Kemudian, bagaimana
barang tersebut sampai di tempat mu? Agar barang hasil produksi sampai kepada
konsumen maka diperlukan kegiatan distribusi. Dengan kegiatan distribusi maka
kita tidak perlu datang ketempat diamana barang tersebut di produksi, barang
hasil produksi akan diantarkan kepasar atau toko-toko sehingga kita lebih mudah
mendapatkannya. Jadi, kegiatan distribusi yaitu kegiatan menyalurkan barang
atau jasa dari produsen kepada konsumen.
Kegiatan
distibusi dapat dilakukan oleh orang atau lembaga, orang atau lembaga yang
melakukan kegiatan distribusi disebut distributor (perantara). Distributor
memiliki tugas sebagai berikut:
a. Menyalurkan
barang dan jasa dari produsen kepada konsumen.
b. Meningkatkan
nilai guna suatu barang atau jasa.
c. Memenuhi
kebutuhan para konsumen.
d. Menjamin
ketersediaan barang dan jasa di pasar.
Kegiatan distribusi dapat dilakukan secara
langsung maupun secra tidak langsung.
a. Distribusi
langsung, yaitu kegiatan distribusi dilakukan secara langsung oleh produsen
kepada konsumen. Misalnya pedagang bakso selain membuat baksonya sendiri dia
juga memasarkannya sendiri dengan berkeliling kampung.
b. Distribusi
tidak langsung, yaitu kegiatan distribusi dilakukan oleh lembaga distribusi (distributor,
pedagang besar, agen dan pedagang eceran) yang bukan merupakan bagian dari
perusahaan produksi.
3.
Kegiatan
Konsumsi
Setiap
orang memiliki kebutuhan dalam hidupnya dan berusaha memenuhi kebutuhannya.
Untuk memenuhi kebutuhannya manusia melakukan kegiatan konsumsi. Kegiatan
konsumsi yang kamu lakukan setiap hari misalnya makan, makan merupakan
kebutuhan pokok bagi manusia. Apakah kegiatan konsumsi hanya makan?, tentu saja
tidak. Ketika kamu memakai baju, atau ayah yang mengendarai sepeda motor ketika
berangkat bekerja juga merupakan kegiatan konsumsi.
Jadi
menurut mu apa yang di maksud kegiatan konsumsi?. Kegiatan konsumsi adalah
kegiatan memakai atau menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa baik
secara langsung atau secara berangsur-angsur. Saat kamu memakai baju, maka baju
yang kamu kenakan secara berangsur-angsur nilai gunanya semakin berkurang,
sedangkan saat kamu makan maka nilai guna makanan secara langsung akan kamu
habiskan.
Kamis, 28 Februari 2019
Kamis, 21 Juni 2018
Pengaruh Manusia pada Atmosfer Bumi

Seperti anak kecil yang bermain lumpur, manusia telah mengotori atmosfer bumi dan lingkungandengan berbagai cara. Revolusi industri telah mencetuskan kemajuan dan perkembangan yang besar dibidang teknologi.Tetapi hal tersebut menjadi penyebab utama polusi udara dan pelepasan zat pencemar ke udara. Pengaruh manusia terhadap atmoser bumi dan iklim menjadi isu utama ekologi politik saat ini, dan menghadirkan permasalahan yang dapat mengancam planet ini bertahun-tahun. Bahkan jika manusia berhanti melakukan pencemaran atmosfer saat ini dengan mengurangi pelepasan karbon diaoksida, hal ini masih membutuhkan lebih dari satu abad sebelum udara itu bersih.Pengaruh polusi atmosfer pada bumi akan bertahan dalam waktu yang panjang. Polusi akan bertahan lama bahkan hingga mansia tidak berada di bumi lagi.
Gas Rumahkaca
Gas rumahkaca, seperti karbon diokasida dan metana, berkontribusi pada efek rumahkaca, yang menyebabkan atmosfer menyerap panas, mambuat suhu naik di laut dan di planet ini. Berdasarkan U.S. National Oceanic dan Atmospheric Administration, konsentrasi karbon dioksida di atmosfer telah meningkat 38 persen sejak 1750, sedangkan konsentrasi metana telah melebihi 148 persen semnjak periode yang sama.Para ilmuwan mengaitkan peningkatan ini pada meluasnya pembakaran bahan bakar fosil.
Lubang ozon
Lapisan ozon, lapisan pelindung atmosfer, membantu menangkal radiasi sinar ultraviolet. Mei 198, para ilmuwan dari British Antarctic Survey menemukan bahwa sesuatu telah menghancurkan molekul ozon diatas Antartika. Studi pada penelusuran permasalahan kehancuran pada klorofluourkarbon dan bahan kimia perusak ozon lainnya pada 1987, negara-negara diseluruh dunia menandatangani Montreal Protocol (Protokol Montreal) untuk menghentikan penggunaan CFC. CFC termasuk jenis bahan kimia yang terdapat pada aerosol spray (biasanya pada minyak wangi semprot), pendingin yang digunakan pada pendingin udara (AC) dan pada blowing agen(sejenis bahan dalam pembuatan busa) untuk busa dan bahan pembungkus lainnya.
Polusi Udara
Manusia juga mempengaruhi keadaan atmosfer sekitar dengan polusi udara. Senyawa yang dilepaskan dari pembakaran bahan bakar fosil sering menghasilkan molekul ozon pada permukaan bumi. Ini menimbulkan ancaman untuk manusia dengan gangguan pernafasan, dan dapat merusak paru-paru dengan paparan yang lama. EPA secara reguler mengumumkan peringatan kualitas udara untuk daerah yang terkena dampak, dan menyarankan orang dengan kesulitan bernafas atau memperhatikan lingkungan untuk tinggal di dalam rumah pada hari dimana konsentrasi ozon tinggi.
Pengaruh Jangka Panjang
Bahkan setelah pelarangan penggunaan bahan kimia atau pembersihan udara, ini akan membutuhkan waktu lama untuk atmosfer kembali sehat. Meskipun CFC telah dilarang di Amerika pada 1985, molekulnya tetap tinggal dalam waktu yang lama di atmosfer. British Antarctic Survey (Lembaga Survei Antartika Inggris) memperkirakan bahwa lubang pada lapisan ozon akan kembali lebih dari 50 tahun untuk menghilang, asalkan tidak ada ancaman baru terhadap ozon. Dengan cara yang sama, ekosistem bumi menyerap kembali karbon dioksida dari atmosfer sangat lambat, yang artinya bahwa untuk menstabilkan standar output CO2 mungkin tidak dapat mencegah perubahan besar atmoser. Stdi oleh Intergovernmental Panel on Climate Change (Studi yang dilakukan oleh beberapa negara untuk perubahan iklim) menyarakan bahkan jika manusia dapat menurunkan tingkat karbon 50 persen, bumi baru akan melihat peningkatan bersih karbon dioksida selama abad berikutnya karena perubahan sudah dimulai.
Sumber: https://sciencing.com/human-impact-earths-atmosphere-3677.html
Rabu, 18 Januari 2017
LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR YOGYAKARTA 2017
LAPORAN KEGIATAN STUDY TOUR
YOGYAKARTA
Disusun oleh
1.
..........................................
2. ..........................................
3. ..........................................
4.
..........................................
5.
..........................................
SMP NEGERI 2 JATINEGARA
2017
PENGESAHAN
Laporan
kegiatan Study Tour Yogyakarta telah disahakan pada:
Hari : ................................................
Tanggal : ................................................
Mengetahui
Pembimbing Kepala
SMP Negeri 2 Jatinegara
(.......................................) Noor
Widiarsono, S.Pd.
NIP. NIP.
197004151995121002
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat
Allah SWT atas Rahmat serta hidayah-Nya. Sehingga kami dapat
menyelesaikan laporan kegiatan Study Tour Yogyakarta ini sesuai dengan waktu
yang telah ditentukan.
Kami ucapkan terimakasih kepada
Kepala SMP Negeri 2 Jatinegara bapak Noor Widiarsono, S.Pd. sehingga kegiatan
ini dapat terlaksana. Kami ucapkan pula terimakasih kepada pembimbing laporan
ini bapak/ibu ................................ yang telah membimbing dan
membantu terselesaikannya laporan ini.
Tiada gading yang tak retak, begitu
pula dengan laporan study tour ini. Saya menyadari bahwa karya tulis ini jauh
dari kesempurnaan. Oleh karena itu, segala kritik serta saran yang membangun
akan saya terima dengan senang hati sehingga bisa menjadi sebuah
pelajaran bagi saya agar kelak dapat membuat dengan lebih baik lagi.
Semoga Laporan Kegiatan Study Tour
Yogyakarta ini dapat memberikan manfaat bagi kami sendiri maupun sekolah kami
tercinta.
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ............................................................................................................
PENGESAHAN....................................................................................................................
KATA PENGANTAR...........................................................................................................
DAFTAR ISI........................................................................................................................
MOTO..................................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN.....................................................................................................
A.
Latar
Belakang.........................................................................................................
B.
Maksud
dan Tujuan..................................................................................................
C.
Objek
Study.............................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN.......................................................................................................
A.
Persiapan
Study Tour...............................................................................................
B.
Objek
Study Tour.....................................................................................................
1. Candi Borobudur...............................................................................................
2. Museum Dirgantara...........................................................................................
3. Kebun Binatang Gemboraloka..........................................................................
4.
Malioboro..........................................................................................................
BAB III PENUTUP..............................................................................................................
A.
Kesimpulan
.............................................................................................................
B.
Saran........................................................................................................................
MOTTO
“Sesungguhnya
sesudah kesulitan itu ada kemudahan, Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu
urusan ), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya
kepada Tuhanmulah hendaklah kamu berharap”.
( Qs. Al- Insyiroh : 6-8 )
”Jadikanlah
sabar dan sholat sebagai penolongmu, dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh
berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’ ”.
( Qs. Al-Baqoroh : 45 )
”
Meraih kesuksesan perlu kesabaran dan keuletan. Orang yang sukses bukan tidak
pernah jatuh, orang sukses adalah orang yang tidak pernah berpikir darinya
kalah, ketika ia terpukul jatuh (gagal) ia bangkit kembali, belajar dari
kesalahannya dan bergerak maju menuju inovasi yang lebih baik.”
( Abu Al-Ghifrani )
Berpegan
teguhlah pada prinsip karena pendirian yang kuat akan membawa keberhasilan dan
kebanggaan pada diri sendiri.
(Penulis)
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Study tour adalah kegiatan belajar di
luar kelas yang dilakukan dengan tujuan untuk menambah pengetahuan siswa serta
menambah pengalaman. Setelah study tour ini kami laksanakan, kami diwajibkan
untuk membuat karya tulis. Karya tulis adalah hasil dari suatu kegiatan yang
telah dilaksanakan.
Laporan kegiatan study tour ini merupakan
tugas bagi kelas VIII SMP Negeri 2 Jatinegara. Dalam penyusunan laporan ini,
diharapkan dapat melaporkan segala pengetahuan dan pengalamannya yang diperoleh
selama menjalankan study tour selama 1 hari.
Pengalaman dan pengetahuan selama
mengikuti study tour ke Yogyakarta diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari. Dalam laporan ini membahas tentang beberapa objek study tour yang
berada di Yogyakarta.
B.
Maksud dan Tujuan
1. Membuat siswa untuk terlatih dalam
pembuatan laporan karya tulis dengan baik dan benar.
2. Melaporkan hal – hal yang telah
didapatkan selama mengikuti kegiatan.
3. Mengetahui sejarah dan budaya di
objek wisata yang dikunjungi.
4. Melaporkan dan mendeskripsikan
tempat – tempat wisata yang telah dikunjungi.
C. Objek Study
1.
Candi Borobudur
2.
Museum Dirgantara
3.
Kebun Binatang Gembiraloka
4.
Malioboro
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Persiapan Study Tour
Tepat pukul .................WIB,
seluruh siswa dan guru pendamping di wajibkan sudah berkumpul di SMP Negeri 2
Jatinegara. Pukul .........................WIB ada sedikit pengarahan dari guru
pendamping, kemudian seluruh siswa bersiap untuk berangkat. Pukul .................WIB,
seluruh siswa kelas delapa n SMP Negeri 2 Jatinegara berangkat dari ...................................menuju
Yogyakarta. Selama dalam perjalanan kami hanya memanfaatkan untuk beristirahat
karena dilakukan pada malam hari. Setelah melakukan perjalanan selama
............................................, rombongan SMP Negeri 2 Jatinegara
melaksanakan sholat subuh dan makan pagi di ............................ Pukul ..............................WIB
rombongan melakukan perjalanan ke ................................... Tepat
pukul ................................WIB kami semua sampai di objek yang
pertama.
B. Objek
Study Tour
1.
Candi Borobudur
Akhirnya
kita sampai di Objek study tour yang pertama yaitu .......................... pada
pukul ...........................merupakan candi Budha yang terletak di
Kabupaten ..........................Provinsi ............................ Candi
Borobudur merupakan candi Budha terbesar di Dunia sehingga termasuk kedalam
salah satu keajaiban dunia.
Candi
Borobudur dibangun pada masa ..............yaitu pada kurun waktu
..................masehi. Menurut perkiraan para arkeolog candi borobudr dibangun
dalam tiga tahap hingga menjadi bentuk seperti yang sekarang ini.
Tahap 1
.............................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
Tahap 2 .............................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
Tahap 3
.............................................................................................................................
...........................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
Selama
mengunjungi candi borobudur kami menemui banyak sekali wisatawan baik dari
dalam negeri maupun dari luar negeri. Diantara wisatawan yang kami temui
bernama ........................dia berasal dari
..........................................dia menyatakan bahwa
................................................................................................................................
............................................................................................................................................
Inilah foto kami saat berada di
candi borobudur.
foto
|
Pukul ...............................kami
meninggalkan candi borobudur untuk menuju objek yang selanjutnya yaitu
...........................................
2.
Museum Dirgantara
Setelah menempuh perjalanan
...............menit dari candi borobudur kita sampai di objek study tour yang
kedua yaitu .................................Di museum dirgantara kita
mempelajari .................................baik pesawat penumpang maupun
pesawat tempur. Selain itu kita juga dapat mempelajari
..............................................................................
Museum dirgantara dibuat atas gagasan
dari ................................................pada
tahun.........................Beberapa pesawat koleksi museum dirgantara yang
kami pelajari antara lain:
No
|
Nama Pesawat
|
1
|
|
2
|
|
3
|
|
4
|
|
5
|
Selain itu
kita juga dapat melihat
(1)...............................................(2).............................
(3)....................................(4)..................................(5)....................................................
Inilah
foto kami saat belajar di museum dirgantara.
Foto
|
Pukul
...............................kami meninggalkan museum dirgantara untuk menuju
objek yang selanjutnya yaitu ...........................................
3.
Kebun Binatang Gembira Loka
Pukul .................WIB rombongan
study tour SMP Negeri 2 Jatinegara sampai di objek ke tiga yaitu .................................di
sini kita akan mempelajari tentang .......................................
Inilah beberapa binatang (fauna)
yang kami pelajari di kebun binatang gembira loka.
No
|
Nama
binatang
|
Foto
|
Keterangan
|
4.
Malioboro
Pukul
........................WIB kami beserta rombongan sampai di objek terakhir
study tour kita yaitu ..................................Disini kita dapat
menikmati suasana Jogyakarta dan membeli beberapa souvenir sebagai cinderamata.
Di
Malioboro banyak sekali pedagang cinderamata khas Jogjakarta seperti
(1).....................................(2).................................(3).......................................(4)....................................(5).........................................Ini
menunjukkan masyarakat jogjakarta memiliki kretaifitas yang tinggi.
Setelah
menawar beberapa barang agar mendapatkan harga yang lebih murah akhirnya kami
dapat membeli .........................................dengan harga
.........................sebagai tanda mata bahwa kami pernah datang ke Jogja.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Kegiatan
study tour sangat menyenangkan dan bermanfaat bagi kita, karena selama
mengikuti study tour ke Jogjakarta kami mempelajari
1.
.
.................................................................................................
2.
...................................................................................................
3.
....................................................................................................
B. Saran
Saran kami untuk kegiatan study tour
selanjutnya adalah:
1. Bagi sekolah
a. ......................................................................................................................................
b. ......................................................................................................................................
2. Bagi teman-teman (siswa)\
a. ......................................................................................................................................
b. ......................................................................................................................................
Langganan:
Postingan (Atom)



